Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan

16/11/12

BAMBU si KOMODITAS UNGGULAN


Bambu merupakan tanaman yang memang layak menjadi komoditas unggulan Kabupaten Sleman. Hal ini ditunjukkan dengan hasil observasi langsung dan wawancara semiterstruktur pada berbagai kelompok tani dan kelompok konservasi di 4 kawasan kabupaten. Masyarakat menyatakan bahwa komoditas bambu sudah ada sejak lama, biasa dimanfaatkan dan populasinya tersebar merata di kampung-kampung. Hasil perhitungan dengan menggunakan LQ juga menunjukkan bahwa dari sisi jumlah populasi serta hasil produksi ternyata komoditas bambu memiliki nilai LQ paling tinggi dibanding hasil hutan yang lain. Namun demikian masyarakat juga menyatakan bahwa populasi bambu di kampung masing-masing telah mulai berkurang drastis sejak listrik masuk desa dan didirikannya rumah-rumah permanen.

Masyarakat mulai meninggalkan bambu apus yang banyak tumbuh di kampung mereka karena penerapan teknologi pengawetan tradisional dianggap merepotkan serta yang ahli membuat atap bambu dengan cara ‘meragum’ juga banyak yang sudah meninggal. Menurunnya semangat gotong royong dalam pendirian rumah kampung/ “sambatan ngunggahke empyak’ telah menjadikan keengganan masyarakat untuk memanfaatkan batang bambu sebagai atap. Padahal dengan atap bambu sebenarnya masyarakat merasakan kesejukan yang stabil atau ketika cuaca sangat panas atau sangat dingin diluar tetapi hawa dibawah atap bambu tetap hangat/sejuk.

16/05/12

BERTANI DI BUKIT


UMBI-UMBIAN, KORO-KOROAN DAN PEPOHONAN
Panen sepanjang tahun di masa krisis akibat pemanasan global


Latar Belakang

Pepohonan yang rimbun merupakan salah satu ciri hutan produktif. Dari pepohonan inilah dikeluarkan oksigen yang kita butuhkan sehari-hari ketika kita bernafas. Udara menjadi sejuk karena pepohonan juga. Udara yang sejuk diyakini merupakan komponen penting dalam stabilisasi emosi dan menjauhkan manusia dari depresi.
Pertumbuhan penduduk yang tinggi di dunia ini telah menjadikan ditebanginya pepohonan untuk kebutuhan kayu bangunan maupun meubel serta kerajinan. Kini kita rasakan kesejukan itu mulai berkurang. Fluktuasi suhu yang tinggi menjadikan tubuh gerah kepanasan atau menggigil kedinginan. Apalagi memang lama kelamaan kebun kita berubah menjadi rumah-rumah permanen sehingga otomatis ketersediaan oksigen oleh pepohonan akan berkurang serta terjadi peningkatan serapan oksigen untuk kehidupan manusia dan hewan.

03/05/12

TENTANG WALHI JOGJAKARTA


Berangkat dari kesamaan visi misi yang diemban, serta didorong oleh keprihatinan terhadap persoalan lingkungan hidup yang senantiasa diabaikan dalam berbagai pertimbangan kebijakan pembangunan, mengilhami beberapa aktivis lingkungan hidup untuk membentuk sebuah forum yang dapat mempersatukan perjuangan gerakan lingkungan hidup di Jogjakarta.

WALHI DARI MASA KE MASA



Berawal dari Lantai Tiga Belas
Setelah dua bulan diangkat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim  berdialog dengan beberapa kawannya, seperti Bedjo Rahardjo, Erna Witoelar, Ir. Rio  Rahwartono (LIPI), dan Tjokropranolo (Gubernur DKI), untuk membicarakan agar lingkungan menjadi sebuah gerakan dalam masyarakat. “Saya pengen bola salju lingkungan hidup bisa cepat membesar,” kata Emil waktu itu (wawancara – pribadi). Bukan hanya itu tujuannya, tetapi Emil Salim merasa bahwa ia harus belajar tentang lingkungan, karena ia melihat bahwa lingkungan ini adalah sesuatu yang baru dan belum populer di Indonesia. Ia ingin terjun ke tengah-tengah masyarakat agar persoalan-persoalan lingkungan di masyarakat bisa diketahui dan dicarikan solusi oleh masyarakat. Untuk itulah, ia harus mencari jalan keluar agar bola salju yang bernama ‘lingkungan’ itu menggelinding lebih besar.

28/03/12

PERTANIAN ORGANIK - Konsep dan Metode

Pertanian yang dikembangkan di Indonesia selama ini bercorak monokultur dan padat asupan dari luar. Akibatnya adalah menurunnya variasi potensi hayati Indonesia yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh manusia dan muncul ketergantungan petani yang berlebihan pada berbagai asupan luar seperti pupuk kimia, pestisida kimia dan aneka benih. Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi bilamana pemerintah dan petani mensyukuri variasi keanekaragaman hayati Indonesia yang termasuk terbesar di dunia.

PERTANIAN ORGANIK - Tanah Sehat, Tanah Subur, Tanaman Subur

Kesehatan adalah salah satu hal penting dalam Prinsip Pertanian Organik. Tanaman yang mengandung residu pestisida akan membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan yang karenanya maka kesehatan tanah sebagai tempat akar mengambil makanannya harus sehat/ bersih dari racun yang membahayakan tubuh.

PERTANIAN ORGANIK - Analisis Agroekosistem

       Kondisi lingkungan pertanian telah berubah. Perilaku manusia telah mengubah kondisi lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kalau pada masa lalu petani dapat memupuk sawah dari dedaunan tanaman di persawahan, kini hal itu sulit dilakukan. Pada jaman dulu proses pengomposan dilakukan dengan menumpuk jerami di bawah tanaman pisang kluthuk tetapi tanaman itu kini sudah sulit kita dapatlkan di pojok-pojok persawahan. Bahkan kita sudah mulai sulit menjumpai belut maupun keong hitam/ keong tutup yang enak dimakan sehingga para petani sulit memperoleh tambahan penghasilan dari memanen binatang tersebut. 

PERTANIAN ORGANIK - Pengendalian Hama Terpadu

Selain factor kesuburan tanah dan iklim, keberhasilan pertanian sangat dipengaruhi oleh keberadaan organisme penggangu tanaman atau yang biasa dikenal sebagai hama, gulma dan penyakit tanaman. Keberadaan hama tersebut sangat dipengaruhi oleh cuaca, tempat berlindung dan keberadaan potensial pangan aneka jenis hama tersebut.
Pengendalian cara kimiawi selain membutuhkan banyak biaya juga meninggalkan residu yang mencemari udara, tanah, air dan tanaman serta akhirnya dapat mempengaruhi manusia yang mengkonsumsi hasil pertanian. Di Kab. Brebes  Sudah ratusan ibu rumah tangga ASI-nya mengandung residu pestisida,bahkan banyak bayi di daerah tersebut pada darahnya juga sudah mengandung racun pestisida yang membahayakan dan banyak anak muda mengalami cacat bawaan sejak lahir.

10/03/12

KAMPUNGKU NAN LESTARI

Kampung itu tak seberapa dikenal orang. Beberapa bulan terakhir ini Kampung Rajek Lor-Yogyakarta tampak disibukkan dengan aneka kegiatan. Ya, itu semua terjadi karena LPMD setempat dengan didukung para aktivis lingkungan setempat telah mencanangkan Kampung Rajek Lor sebagai Kampung Lestari.

14/08/11

PENDIDIKAN oh PENDIDIKAN, Kemana kau berpihak ?!

>>> Memilah, memilih, kemudian .......?
Dimana-mana terjadi proses pendidikan tetapi mengapa negeri ini melahirkan banyak koruptor, penakut dan perusak ? Dimanakah yang namanya nasionalisme pendidikan ?

SERTIFIKAT ORGANIK - Perlukah?

Perdagangan bebas telah membuka ruang persaingan antar pihak. Dalam dunia perdagangan kita kenal istilah "fair trade"/ perdagangan yang adil dan "free trade"/ perdagangan bebas. Pertanyaan mendasarnya adalah :"Siapa yang akan diuntungkan dengan sistem-sistem perdagangan tersebut".

09/08/11

ZAKAT FITRAH "ORGANIK" (1)

Kawan-kawan yang mulai lelah ataupun yang masih tetap bugar,

Sudah beberapa hari ini kita meniti kehidupan Ramadan. Hawa panas yang keluar dari pori-poti sudah mulai sejuk kembali. Tenangnya irama kehidupan jiwa mulai kita rasakan meskipun kadang atau seringkali bahkan, berpalu kontras dengan kesemrawutan lalu lalang pencari makanan menjelang buka puasa.